Selasa 8 September 2026 - 16:47
Kesaksian Biarawan Kristen 30 Tahun Hidup Bersama Umat Muslim

Hawzah/ Madj setelah tiga puluh tahun mengabdi wakil Vatikan di Turkmenistan mengatakan: Budaya Islam dan Kristen sangatlah berdekatan, dan saya kini telah sampai pada kesimpulan bahwa hubungan konstruktif antar agama tidak terjadi dengan sebuah deklarasi dan upacara besar, melainkan terjadi melalui dialog-dialog biasa di antara masyarakat.

Berita Hawzah – Madj yang dikirim oleh Vatikan sebagai utusan religius ke sebuah gereja di Turkmenistan, setelah tiga puluh tahun dan di akhir tugasnya mengatakan: Saya berusaha untuk berbagi dalam suka dan duka masyarakat di sana, baik yang Kristen maupun yang Muslim, dan bahkan saya diundang ke pernikahan serta upacara pemakaman.

Ia memuji kepribadian moral dan sosial umat Muslim seraya menegaskan: Saya merasa gembira dapat bersaksi tentang kehadiran saya di tengah umat Muslim. Selama bertahun-tahun, saya menjadi yakin bahwa saling menghormati memungkinkan umat Kristen hidup di tengah umat Muslim dan membangun hubungan yang didasarkan pada perdamaian.

Budaya Islam dan Kristen sangatlah berdekatan, dan saya kini telah sampai pada kesimpulan bahwa hubungan konstruktif antar agama tidak terjadi dengan sebuah deklarasi dan upacara besar, melainkan terjadi melalui dialog-dialog biasa di antara masyarakat.

Umat Kristen Turkmenistan telah hidup selama berabad-abad dengan damai dan bersahabat di tengah mayoritas Muslim yang mulia di negara tersebut.

Tagar

Komentar Anda

You are replying to: .
captcha